MAMUJU, Pijaran.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sedang membangun 975 unit bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Provinsi Sulbar pada 2026 ini.
Menariknya, Menteri Ara atau Maruarar Sirait, kembali menambah kuota di daerah tersebut sebanyak 5.250 unit.
“Saat ini on going (dalam proses pembangunan) 975 unit,” ujar PPK Satker Perumahan dan Kawasan Permukiman Sulbar Balai P3KP Sulawesi II, La Harudi, Senin, Rabu, 1 Juli 2026.
La Harudi mengatakan, anggaran per unit rumah sebesar Rp 20 juta, terdiri dari Rp 17,5 juta untuk biaya material dan Rp 2,5 juta ongkos tukang.
Uang tersebut, lanjutnya, ditransfer langsung ke rekening penerima.
Adapun syarat penerima BSPS Adalah masyarakat yang berstatus desil 1 hingga 4 dan belum pernah menerima bantuan serupa dari pemerintah pusat maupun daerah.
Sebelumnya, Menteri PKP menambah alokasi Provinsi Sulbar sebanyak 5.250 unit dengan total anggaran Rp100,5 miliar untuk enam kabupaten.
Jumlah ini meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 130 unit, atau melonjak sekitar 3.938 persen.
Hal itu disampaikan Menteri PKP dalam rapat terbatas bersama Gubernur Suhardi Duka.


