Politik

Cawagub Sulbar, Golkar Dukung Siapa?

Jubir Fraksi Golkar DPRD Sulbar, M. Khalil Qibran alias Bro Galih

MAMUJU, Pijaran.com – Peta persaingan menuju calon wakil Gubernur Sulbar masih dinamis. Sejumlah fraksi di DPRD Sulbar belum menentukan sikap.

Salah satu yang menarik perhatian adalah pilihan Fraksi Golkar.

Sebagai partai politik dengan kursi terbanyak di DPRD Sulbar (10 kursi), Golkar bisa jadi salah satu faktor penentu.

Juru Bicara Fraksi Golkar, M. Khalil Qibran mengatakan pihaknya belum menentukan sikap soal pilihan calon Wagub Sulbar.

“Sampai saat ini Fraksi Golkar belum menentukan arah pilihan soal calon wagub Sulbar. Belum ada arahan, belum ada perintah dari ketua DPD,” ujar Bro Galih, sapaan akrab Khalil Qibran, Senin, 4 Mei 2026.

Jamkrindo Buka Jalan UMKM Sulbar Tembus Proyek Pemerintah

Saat ini, kata Galih, anggota Fraksi Golkar di DPRD Sulbar tetap menjalin komunikasi dengan pihak manapun.

Namun begitu, secara personal, Bro Galih mengaku dekat dengan salah satu figur yang masuk dalam bakal calon Wagub Sulbar, Syamsul Samad.

Menurut dia, Syamsul Samad merupakan ploitisi energik dan komunikatif dengan siapa saja.

“Saya secara emosional sangat dekat dengan Syamsul Samad, beliau energik, komunikasinya dengan siapa saja bagus, terbuka. Pak Gubernur juga secara emosional dekat dengan dia, pastinya akan satu visi dalam proses pembangunan daerah,” jelasnya.

Namun begitu, Bro Galih menekankan bakal tetap mengikuti instruksi Golkar jika ada keputusan lain dari ketua partai.    

Massa Korpres Desak Pencopotan Kareg BGN Sulbar, Singgung Kinerja Pengelolaan MBG

Sebelumnya, Mahasiswa dan Pelajar Pemerhati Pembangunan Sulbar (AMP3S) menyatakan dukungan untuk Syamsul Samad.

“Situasi daerah saat ini memang agak goyang dari sisi kondisi fiskal. Maka dari itu, mengomandoi daerah ini perlu dilakukan dengan kekompakan birokrasi,” ujar koordinator AMP3S, Aswin Wijaya.

Menurut Awi, sapaan akrab Aswin, Syamsul Samad merupakan anak ideologis SDK yang bisa dipastikan akan searah dengan ide Sang Gubernur dalam mengatur pemerintahan di Sulbar.

Dia mengatakan bahwa aspek “satu partai” jangan menjadi tolak ukur. Justru, visi-misi yang sama dalam membangun daerah mesti diperhatikan.

“Apalagi kondisi pemerintahan Sulbar yang lagi mengalami dinamika dengan berbagai macam isu, gubernur dan wakil gubernur harus kompak,” ujarnya.

Kanwil HAM Sulbar Tanggapi Kasus Pengusiran Wartawan saat Liput BGN

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement