Lokal Mamuju

Komisi IV DPRD Sulbar Panggil BGN Bahas Kasus Belatung hingga Dugaan Suap Dapur

RDP Komisi IV DPRD Sulbar, BGN, Aliansi Mahasiswa, dan Konpres

MAMUJU, Pijaran.com – Komisi IV DPRD Provinsi Sulbar menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Aliansi Mahasiswa Mamasa, dan Koalisi Rakyat dan Pers (Konpres), Selasa, 19 Mei 2026.

Rapat itu dipimpin Ketua Komisi IV, Abdul Rahim, didampingi Irfan Pahri Putra, Resky Irmayani Mappigau, Murniati, dan Nirwan Katta. Sementara dari pihak BGN diwakili Kepala Regional Sulbar, Firazh Ahmadilla, Koordinator Wilayah Mamasa, Syahrul Gunawan, serta Kepala SPPG Aralle bersama mitra dapur.  

Dari sisi Aliansi Mahasiswa Mamasa diwakili oleh Akbar, dan pihak Konpres dihadiri Andika Putra.

Selain itu, hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar.

Rapat tersebut membahas sejumlah isu terkait masalah program makan bergizi gratis di Provinsi Sulbar, terutama kasus ditemukannya belatung di ompreng makanan siswa di Aralle dan dugaan suap titik dapur di Kabupaten Polman yang melibatkan oknum DPRD Sulbar.

Diduga Persulit Dapur, Kepala SPPG Kabuloang Dinilai Hambat Program Strategis Presiden

Komisi IV pun merekomendasikan kepada Kareg BGN Sulbar untuk melakukan investigasi secara objektif terkait ditemukannya belatung di ompreng MBG siswa Aralle.

“Kami rekomendasikan kepada Kareg dan Korwil agar melakukan investigasi internal secara objektif dalam satu minggu ini di dapur tersebut,” kata Abdul Rahim.

Sementara ihwal kasus dugaan suap titik dapur, Komisi IV enggan membahas lebih jauh.

Menurut Rahim, masalah tersebut sudah ada di ranah APH dan pembahasan pimpinan DPRD.

“Tentu kita tidak ingin me-downgrade masalah ini dengan menurunkan levelnya ke pembahasan komisi,” kata dia.

Maxim Hadirkan LayananTransportasi Online di Wonomulyo Polman

Rahim menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke APH terkait unsur pidana, dan parpol bersangkutan soal aspek sanksi politisnya.  

Bagikan

× Advertisement
× Advertisement